Bagi para pencinta komik silat pastinya anda akan menyukai cerita silat yang saya hadirkan buat anda sekalian dan ini saya berikan banyak sekali cerita silat yang bakalan seru dan mengasikan untuk di baca di rumah pada waktu senggang. Kami memberikan kumpulan cerita silat ini untuk anda sekalian.

Memang banyak sekali rekan-rekan ingin sekali membaca cerita silat dari cerita rakyat untuk bisa di public di blog ini. Alhasil sekarang ini baru saya bisa memberikan kumpulan cerita silat bagi anda semua dan anda bisa simak di bawah ini :

Judul Cerita silat : Ilmu Ulat Sutera (25)

Dalam waktu yang bersamaan, tiga sosok tubuh manusia melayang jatuh dari atas. Tiga sosok mayat. Kepala Cian-bin-hud yang gundul hampir terbelah menjadi dua bagian. Pakaian Cukek Ming penuh dengan bercak darah. Entah berapa banyak jarum beracun yang menusuk tubuhnya. Sedangkan dada Teng-cu retak parah bahkan lubang di tengahnya menganga mengerikan. Kongsun Hong marah sekali. Baru saja dia hendak menerjang ke arah Fu Giok-su, Tok-ku Bu-ti sudah melarangnya.

“Pertarungan hari ini merupakan penyelesaian utang piutang antara Bu-ti-bun dan Bu-tong-pay yang sudah berlangsung selama ratusan tahun. Mengapa ada orang luar yang ikut campur dalam urusan ini?” tanya Tok-ku Bu-ti setenang mungkin.

Untuk anda yang penasaran ceritanya anda bisa download di sini. Tapi jangan lupa untuk klik SKIP ADD untuk mengahiri download di adf.ly

Judul Cerita Silat : Pendekar Baja (29)

Senyum Koay-lok-ong tampak lembut, lenyap perbawanya sebagai seorang gembong penguasa yang malang melintang, dengan suara lirih yang dibuat-buat ia berkata, “Bagaimana kalau kumasuk ke situ dengan perlahan, akan kulihat dia sekejap saja, boleh?!”

“Jika Ongya ingin masuk, siapa berani melarang,” ujar Eng-ji.

“Tapi Ongya kan tahu Nona mudah terkejut,” tukas Yan-ji. “Pada waktu Nona sedang tidur, siapa pun dilarang mengganggunya. Bukankah Ongya yang memberikan perintah demikian ini.”

“Wah, lantas…lantas bagaimana…” Koay-lok-ong merasa ragu. Ia berpaling dan berkata kepada Sim Long, “Tentunya aku tidak boleh melanggar perintah sendiri di depan kawanan budak ini, bukan?”

Untuk anda yang penasaran ceritanya anda bisa download di sini. Tapi jangan lupa untuk klik SKIP ADD untuk mengahiri download di adf.ly

Judul Cerita Silat : Pedang Pembunuh Naga (25)

“Boe kie,” kata Kin Siauw Hoe, “bila kau mau ikut dengan aku, kita boleh jalan bersama-sama. Aku sendiri akan segera pergi menemui soehoe ke Go bie san. Kalau nasib baik dan beliau tidak mendengar hasutan Soecieku, maka untukmu masih ada sedikit harapan hidup karena beliau memang mempunyai niatan untuk menurunkan semua kepandaiannya kepadaku, bahkan akan mengambil aku sebagai ahli warisnya. Manakala niatan itu dilaksanakan, beliau terutama tentu akan menurunkan Go bie Kioe yang kang kepadaku. Selanjutnya aku bisa ajarkan ilmu itu kepadamu. Dengan memiliki Go bie Kioe yang kang, kau bisa menggabungkannya dsngan Siauwlim dan Boe tong Kioe yang kang sehingga rasanya racun dingin Hian beng Sin ciang bisa dengan gampang terusir keluar dari badanmu. Tapi, aih…, sesudah aku melakukan perbuatan yang tidak pantas, mana aku ada muka untuk bertemu lagi dengan Soehoe? Mana bisa belia mengangkat aku menjadi ahli warisnya lagi?”

Untuk anda yang penasaran ceritanya anda bisa download di sini. Tapi jangan lupa untuk klik SKIP ADD untuk mengahiri download di adf.ly

Judul Cerita Silat : Sepasang Golok Mustika

Empat laki2 dengan dan-danan ringkas berbaris memotong djalan didepan mereka! Siapa empat orang itu? Kalau Kawanan perampok besar, masakah hanja empat orang? Apakah dalam hutan siong itu bersembunji kawan2 Mereka? Pendjahat ketjil sudah pasti tak akan berani mengganggu kereta2 piauw itu jang dilindungi begitu banjak orang. Apakah keempat orang itu djago2 Rimba Persilatan jang sengadja datang untuk me-rampas piau?*)

Untuk anda yang penasaran ceritanya anda bisa download di sini. Tapi jangan lupa untuk klik SKIP ADD untuk mengahiri download di adf.ly